Senin, 04 April 2011

Setting Jaringan Warnet Berbasis Windows XP dan ADSL Modem (pada Speedy)

Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.
Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
gbr-1.jpg
Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :
  • MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
  • Ram : 1 Ghz
  • Harddisk : 160 GB
  • NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
  • Drive : DVD / CD Writer
  • Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
  • Windows XP SP2
  • Bandwith Controller / Manager
  • Billing System, dll
  • Anti Virus
  • Firewall
  • Anti Spyware, Malware, Adware
2. PC Client
a. Hardware :
  • MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
  • Ram : 512 MB
  • Harddisk : 40 Ghz
  • VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
  • Windows XP SP2
  • Browsing Tools :
1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera
  • Chatting Tools :
1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ
  • Game Online, Example:
1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb
  • Adobe Reader (Free)
  • WinZip
  • WinRar
  • Anti Virus (AVG Free Recommended)
  • Winamp (Free)
  • ACD See (Optional)
  • Microsoft Office (Optional)
  • Billing System, dsb
Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.
3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.
Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
8) Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .
Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System
gbr-5.jpg
b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.
gbr-6.jpg
c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID
dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.
gbr-7.jpg
ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
gbr-8.jpg
iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.
gbr-91.jpg
iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now
gbr-10.jpg
c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.
gbr-11.jpg
Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.
gbr-12.jpg
2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.
gbr-13.jpg
4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).
gbr-14.jpg
Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).
gbr-15.jpg
gbr-16.jpg
2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.
gbr-17.jpg
3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.
gbr-18.jpg
4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).
gbr-19.jpg
5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.
gbr-20.jpg
6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.
gbr-21.jpg
7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.
gbr-22.jpg
8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.
gbr-23.jpg
9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.
gbr-24.jpg
gbr-25.jpg
Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

Cara Share Internet dengan 2 LAN card

Cara Share Internet dengan 2 LAN card

ini adalah cara share koneksi internet kabel dengan 2 LAN card pada windows XP.
ada 4 langkah
1. Jaringan default dari kabel ISP
2. Setting windows agar bisa share koneksi
3. Setting IP pada tiap LAN card
4. Hubungkan LAN kedua dan silakan browsingJaringan default dari kabel ISP
ISP via tv kabel -> cable modem -> LAN card komputer pertama. pastikan internetnya sudah hidup dan sudah bisa browsing.

Setting windows agar bisa share koneksi
Start -> Programs -> accessories -> Communications -> Network Setup Wizard
Next sampai muncul windows berikutnetwork-setup-wizard-pic1.jpg pilih sesuai petunjuk pada gambar
network-setup-wizard-pic2.jpg
defaultnya adalah LAN card yang konek ke internet. tinggal next saja sampai selesai. kalau minta di save ke disket di tolak jawab NO dan finish.
pastikan Internet Connection Sharing pada LAN properties pada komputer pertama yang terhubung ke cable modem terpilih.
cek “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”
internet connection sharing
Setting IP pada tiap LAN card
Setting LAN card yang ke internet (komputer 1) – default dari teknisinya.
- Obtain an iP address automaticaly
- Obtain DNS Server Address Automatically
Setting LAN card yang menuju Komputer Lain (komputer 1) :
IP Address : 192.168.0.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : Kosongin aja
DNS : Kosongin aja
Setting LAN card pada Komputer Lain (komputer 2,3,4,5,dsb):
IP Address : 192.168.0.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.0.5
Prefered DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Alternate DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing
sambungkan LAN card antara komputer 1 dan komputer 2 dengan menggunakan kabel cross. silakan browsing.
tambahan :
bagi yang tidak tau cara setting IP
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
Klik kanan -> Properties (pada Local Area Connection)
pada Tab -> general
cari This connection use the following items -> Internet Protocol [TCP/IP]
klik properties -> pada tab general pilih obtain an iP address automaticaly
ini setting yang DHCP, untuk yang statik pilih Use this following IP address.

bagi yang tidak tau cara liat DNS

Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
klik kiri 2x pada LAN card yang konek ke internet
pada Tab -> SUpport
ada tombol detail, disana ada yang namanya DNS servers, itulah DNS dynamic yang diberikan oleh ISP anda.
note:
1. gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc ke 2.
2. gunakan kabel straight untuk menghubungkan cable modem dan lan card pc1
ringkasan :
1. pastikan koneksi internet dari ISP sudah jalan.
2. share koneksi pada LAN card pertama. (liat pada bagian Setting windows agar bisa share koneksi)
3. setting IP, subnet mask, gateway dan dns pada tiap LAN card.
4. selamat internet anda sudah di share.
5. jangan lupa gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc2.

BAgi Bandwidt

Cara nya adalah sebagai berikut:
1. Klik start ==> run
2. Lalu ketik gpedit.msc, Kemudian setelah itu keluar kotak “Group Policy”
3. Di “ Computer Configuration “, Pilih “Administrative Templates“
4. Lalu pilih “ Network “
5. Klik pada “QoS Packet Scheduler “
6. Setelah itu Pilih Pada “ Limit reservable Bandwidth “
7. Pilih dari “ Not Configured “ menjadi “ Enable “
8. Setelah itu Pada tabel bawah pada tulisan “ Bandwidth Limit % “ Ubah Dari “20” Menjadi “80 atau 20”, Lalu “Apply” , “ OK “. setting ini tergantung dari jumlah komputer, jika kita mau setting setiap komputer dapet bandwith 10% maka kita tinggal masukan angka 90%, bila setiap komputer ingin kita set dapat 20% maka tinggal kita masukan angka 80%.

Troubleshooting Gangguan Speedy

Troubleshooting Gangguan Speedy

A. Speedy Tidak Bisa Konek
untuk setting PPPoE ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bila koneksi speedy tidak bisa konek:
1. cek lampu indikator modem
  • Lampu Power nyala ? ( cek adaptor atau catuan listrik )
  • Lampu LAN/Ethernet nyala ? ( Cek Kabel UTP/Lan sudah terhubung antara modem dengan Komputer ) 
  • Lampu Link/Adsl/Dsl nyala dan harus tidak berkedip ( Cek Kabel Tlp yg masuk ke  modem, bypass dulu dari spiltter)
  • Lampu PPP/Internet/Data sudah nyala ? ( cek user name dan password speedy yg di  set di modem)
2. Bila lampu indikator modem sudah normal tapi masih belum bisa konek internet lanjutkan dengan cek setting network connection:
  1. u/ winxp klik start - control panel - networ connections
  2. klik 2x Local area connections icon
  3. dari menu local area connection status klik status - detail.
  • Address type : Assigh DHCP (default)
  • IP Address : harus sesuai dengan IP modem (ex:192.168.1.2 - default)
  • Subnet Mask : 255.255.255.0
  • Default Gateway : harus berisi IP modem (ex:192.168.1.1 - default)
  • DNS server : 202.134.1.10  202.134.0.155
2. Bila sudah, cek koneksi lokal Kemudian lanjutkan dengan cek koneksi internet.
  • klik start - run - ketik: ping 192.168.1.1 -t (ip modem) harus muncul: Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=254
  • klik start - run - ketik: ping 202.134.1.10 -t (DNS server Speedy) harus muncul: Reply from 202.134.1.10: bytes=32 time=19ms TTL=60
3. jika point 2 sudah OK, lanjutkan dengan cek Internet Options
  • klik start - Control Panel - Internet Options
  • Dari menu Internet properties - security (buat default level semuanya) Internet properties - Connestions
  • pilih Never dial a connections kemudian klik
  • LAN settings - hilangkan 2 option pilihan kecuali automatically detect setting saja yang di pilih.
  • Internet Properties - Advanced - klik restore default.
4. Jika point 3 sudah OK, coba install/pakai Browser yang lain.
5. jika semua langkah sudah dijalaankan tapi masih belum bisa install ulang LANCARD  anda dan jika masih belum bisa Instal ulang Windows anda.
6. Panggil petugas TELKOM untuk cek speedy anda.
7. Point 5 & 6 boleh di balik terserah anda...... :)

Setting modem Sanex SA5100

Setting modem Sanex SA5100

cara setting modem sanex SA5100 untuk speedy :
1. Masuk alamat addres modem " http;//192.168.1.1 "
2. User modem : admin - password: admin ( default modem )
3. masuk ke menu wizard
4. pilih setting PVC B , password : "enter" - klik next
5. masukkan username & password speedy :
  • username : 1523xxxxxxxx@telkom.net
  • Password : xxxxxxxxxx
6. klik finish

tunggu beberapa saat modem sanex sedang melakukan reboot.
kalau lampu data sudah menyala berarti Speedy sudah bisa digunakan.

Cek Indikator Modem Sanex SA5100 :
1. lampu Power : pertama modem On akan nyala merah terus akan berubah menjadi Hijau
2. Lampu Link : menyala jika lampu Power sudah nyala hijau dan Sinyal DSl dari
TELKOM sudah sinkron dengan modem.
jika Lampu link tidak Menyala pada kondisi Power Hijau, cek
Instalasi kabel Telepon di rumah, jangan sampai ada perangkat
tambahan selain splitter modem. kalau ada harus di bypass dulu.
jika masih belum bisa nyala minta tolong aja sama orang TELKOM
untuk cek jaringan di luar rumah.
3. Lampu DATA : menyala jika lampu LINK sudah menyala penuh warna hijau dan tidak
berkedip. lampu data ini menunjukkkan USer & password speedy sudah
diterima di server Speedy. hati2 dengan pengetikan huruf besar
kecil Password.
4. Lampu LAN : lampu indikator koneksi antara Modem dengan Komputer.

Setting Routing Internet Dengan Intranet

Setting Routing Internet Dengan Intranet

Berikut ini adalah cara setting untuk menggabungkan Internet dengan Intranet, sebagai contoh saya pakai modem Adsl dan menggunakan Speedy dari Telkom Merk Billion BIPAC 5210S. dan untuk class Ip intranet saya asumsikan menggunakan Ip computer saya adalah 10.96.7.59 dan Gateway Intranet adalah 10.96.7.1 serta IP Modem masih default 192.168.1.254.
1. Masuk alamat modem http://192.168.1.254 - user : admin – password : admin
(default).
2. Sebelum memasukkan username speedy, kita setting dulu access routing yang ada di
modem. Dimana default di modem hanya untuk internet saja.
Masuk ke menu Advanced Setup – Routing - Klik tombol add route
Seperti gambar berikut :

Destination IP Address : masukkan class IP Intranet
IP Subnet Mask : 8 saja
Gateway IP address : IP gateway yang akan diakses Intranet

Selanjutnya klik tombol Save.
Sehingga akan terlihat seperti berikut :


4. Ganti IP address default Modem (192.168.1.254) menjadi class IP Intranet (ex.
10.96.7.111) dari Menu Interface Setup – LAN. matikan saja DHCP Modem supaya
tidak mengganggu Ip intranet Komputer lainnya.

Sekarang IP modem sudah ganti – masuk ke modem dengan alamat IP modem yang baru. ( ex. 10.96.7.111 )

5. Lanjutkan dengan memasukkan username & password Speedy.
Dari Menu Interface Setup – Internet, Seperti gambar berikut :

Lalu klik tombol save.

6. Selanjutnya ganti Ip gateway di computer dengan menggunakan Ip Modem ( ex.
10.96.7.111 ).
7. Sekarang Intranet & Internet Speedy sudah bisa di akses bersamaan dari computer
anda tanpa harus mengganti-ganti IP gateway computer.


Selanjutnya kalau anda ingin supaya computer kantor anda bias diakses dari Internet dimanapun, termasuk dari rumah.
Anda harus menambahkan settingan di modem speedy anda, dan langkah-langkah yang harus lakukan adalah sebagai berikut :

1. Matikan firewall yang ada di Modem.
Masuk menu Advanced Setup – Firewall – pilih Disable – klik save. Seperti gambar
berikut ini :


2. Masuk ke menu Advanced Setup – NAT – Virtual Server :

Contoh dengan Remote Desktop :
Masukkan IP computer anda di kolom LOCAL IP Address dengan Port 3389 (default
windows).

3. Jangan lupa Klik tombol Save.
4. Jangan lupa untuk mengaktifkan REMOTE DESKTOP di computer anda, cek dari menu
klik kanan My Computer – Propertis – Remoter.Dan pastikan menu
Allow users to Connect remotely to this computer sudah di tandai.
5. jika belum bisa matikan (disable) Firewall di computer anda.


Dan untuk masuk ke computer anda yang ada di kantor dari rumah gunakan IP WAN speedy di kantor sebagai alamat IP address untuk remote.

download Artikel lengkap bisa menghubungi saya lewat email... he..he..he..3x :)

Selamat mencoba……

Setting Dial Up di Windows XP

Setting Dial Up di Windows XP

1. klik Start - Control Panel - Network Connection
2. Klik File - New Connection

3. selanjutnya klik " Next"

4. Pilih connect to the Internet dan klik - Next

5. Pilih Set Up Connection manually dan klik - Next

6. Pilih Connect using a broadband connection dan klik - next

7. isikan " ISP Name " dengan nama connection "terserah anda" dan klik -Next

8. masukkan Username dan password Speedy anda dengan di akhiri @telkom.net.
Untuk Speedy Prepaid user beruba 10 digit angka yg di akhiri @speedyprepaid.

klik Next.
9. Klik finish. dan koneksi dial up internet sudah siap dipakai


cek username dan password ini harus benar supaya koneksi internet bisa digunakan.

 Sumber